Senin, 03 Juli 2017

Janji

Jaman sekarang semua serba mudah dengan adanya teknologi. Mau pesan makanan tinggal pencet tombol gadget ponsel, makanan sudah datang. Marketing juga tak melulu harus bertemu tatap muka dengan klien. Majunya teknologi membuat banyak hal menjadi mungkin. Banyak dealing program kerjasama melalui email atau media sosial yang dilanjutkan dengan komunikasi melalui telepon. Apa lagi? Banyak hal yang bisa terjadi melalui kemudahan berupa teknologi. Tetapi bagaimana dengan sesuatu yang berhubungan dengan janji?

Ini dia masalahnya. Pada jaman dahulu ketika teknologi belum semaju sekarang, telepon seluler belum ada sehingga orang harus berkomunikasi melalui telepon rumah, begitu sudah membuat janji bertemu pada hari Selasa, mereka pasti akan datang pada hari yang telah ditentukan. Jeleknya sekarang, karena canggihnya komunikasi, janji datang tinggal lima menit berselang malah dengan mudahnya membatalkan janji. Wah, kasihan dong untuk orang yang tepat waktu dan terbiasa menepati janji. 

Kalau saya sih simple. Sebenarnya tak ada masalah apabila membatalkan janji dengan alasan urgent only. Tetapi sekarang ini banyak alasan yang dibuat-buat sehingga membuat kesal beberapa pihak. Menurut Saya sih yang namanya janji ya janji, yang harus ditepati. Apabila ada sesuatu dan lain hal --dan ini benar adanya-- ya harus ada komunikasi yang jelas. Jangan biarkan seseorang menunggu tanpa kepastian. Ia menghargai waktu kitapun juga harus berlaku sama. Selamat petang!

Kamis, 29 Juni 2017

Lebaran dan Reuni

Hai bagaimana libur lebaran kamu? Pastinya banyak senang dan penuh nuansa kangen. Iya kangen karena kebanyakan pada saat lebaran dibarengi dengan berbagai kegiatan meet up ataupun reuni dengan teman lama. Tak terkecuali saya. Tapi hal terpenting adalah rasa syukur dan bahagia, karena masih diberi kesempatan berkumpul bersama keluarga tercinta pun mereka teman lama. Pastinya ada suka duka berkabar dengan mereka. Apapun itu, ini adalah moment tak terlupakan selama masa mudik balik lebaran.

Tahun ini saya mudik bersama keponakan, berdua. Keponakan yang sejak kecil sering bermain bersama saya, sekarang sudah mulai masuk kuliah. Waktu cepat sekali berlalu ya? Dulu hanya bisa bermain dan mengikuti ke mana saya pergi. Sekarang sudah bisa diajak curhat dan diskusi, dari mulai gosip artis terkini, hingga masalah pribadi. Kepokanan yang menjadi teman. Ini mengulang semacam sejarah, ketika sebelumnya beberapa tahun lalu, saya pulang kampung bersama Om saya. Om yang menjadi teman. Karma baik itu ada. Baiklah.

Saya baru mulai menulis lagi setelah sekian lama, jadi sepertinya tak terlalu panjang. Untuk reuni saya membatasi hanya kepada teman dekat saja, karena keterbatasan waktu, saya harus kembali ke Semarang pada lebaran hari ke dua. Bukan sombong tetapi karena ada agenda pribadi yang harus saya kerjakan di kota lumpia yang sudah menjadi kota kesayangan ini. Meskipun sedikit bertemu teman lama, itu sudah cukup mengobati kangen yang lama terpendam. Yang tercatat adalah bahwa waktu begitu cepat berlalu. Jadi tak salah kalau selama ini saya sangat menghargainya. Sebisa mungkin selalu tepat waktu dalam segala kondisi. Mudah-mudahan bisa terus. Well, selamat menikmati libur lebaran dan sampai jumpa. 

Minggu, 26 Februari 2017

Training Public Speaking di Kudus

Halo buat kamu yang berstatus sebagai mahasiswa atau punya profesi lain, saya akan datang pada Kamis, 16 Maret 2017 di Universitas Muria Kudus untuk berbagi tentang Public Speaking. Kita akan bersama-sama mengenal lebih dalam tentang bagaimana cara berani tampil di depan publik. 


Nah, kalau kamu tertarik mengikuti acara ini silahkan menghubungi panitia acara yang nomor teleponnya ada di poster terlampir. Sampai ketemu nanti!

Kamis, 05 Januari 2017

Public Speaking Class di Repoeblik Nongkrong

Hai kamu yang ada di Semarang dan sekitarnya, mau bisa bicara lancar di depan publik? Menghilangkan rasa grogi, gugup. dan tidak siap ketika pidato? Atau mau tampil percaya diri ketika diminta atasan naik ke panggung lalu presentasi hasil kerja selama satu bulan terakhir? Ayuk ikut acara Public Speaking Class pada Jumat, 13 Januari 2017, mulai Pukul 15.30 WIB di Repoeblik Nongkrong Coffee Shop, Jl. Sri Rejeki I/ 15 Kalibanteng, Semarang. Letaknya hanya 500 meter dari Bandara Internasional A Yani Semarang. 


Public Speaking Class kali ini diperuntukkan umum. Jadi kamu bebas mengajak siapa saja yang mau datang. Cukup membayar 45 ribu rupiah saja, kamu akan mendapat materi pelatihan, sarana, sertifikat, snack dan minum. Untuk informasi selanjutnya silahkan hubungi Miss Kiting di 0899 57777 00. 



Rabu, 30 November 2016

World Pear Day 2016

Hai kamu penggemar buah pear di manapun berada. Jangan lupa nih ada event seru buat kamu yang ada di Kota Semarang. Pada Sabtu, 3 Desember 2016, Tim Propaganda Alien akan bagi-bagi buah USA pear gratis buat kamu di kawasan Tugu Muda, iconnya kota lumpia tercinta. Selain bagi pear gratis, kamu juga bisa ikutan tuh kuis di Up Radio Semarang, frekuensi 98.5 FM. Follow instagramnya dan dapetin hadiahnya, hanya sampai 4 Desember lho. Seru kannnn?



Selain itu, buat kamu yang belum pernah makan buah pear dari negeri Paman Sam ini, silahkan datang ke Repoeblik Nongkrong, Jl. Sri Rejeki I/ 15 Kalibanteng, Semarang di hari Sabtu, 3 Desember 2016. Kamu bisa rasakan aneka makanan yang disajikan dengan nuansa dan rasa buah pear. Kurang apa lagi coba. Kamu bisa selfie, upload dan mention ke IG @upradiosmg dan @repoebliknongkrong biar kans untuk mendapatkan uang tunai bisa besar banget. Mau kan? Upload gaya kamu yang paling seru dan kreatif ya? Jangan lupa hastag #worldpearday #world🍐day #pearupindonesia di tiap postingan kamu.



Cerita juga pengalaman kamu yang paling unik mengenai buah pear ini. Silahkan komentar di sini atau upload saja opini kamu dengan mention di Instagram @UpRadioSmg dan @repoebliknongkrong yaaaa................. KEEP CALM and HAVE A PEAR. Pear UP Indonesia. Don't Miss It! USA Pear 2016 World Sampling Day - 3rd December 2016.



Senin, 14 November 2016

Obrolan Cafe: Intonasi dalam Berbicara

Dalam setiap kesempatan ketika berada di coffee shop, tidak sengaja saya mendengarkan obrolan beberapa costumer. Mereka datang dari berbagai kalangan, antara lain mahasiswa. Mereka sering belajar kelompok, berdiskusi, melakukan perekrutan anggota hingga rapat organisasi. Meskipun pada awalnya tak ada niatan mencuri dengar pembicaraan, mau tak mau telinga saya, dengan posisi duduk di kursi meja sebelahnya, otomatis merekam pembicaraan mereka. Kira-kira beginilah rangkuman rekaman saya.

ngobrol di Repoeblik Nongkrong coffee shop


1. Mereka berbicara minim intonasi. Beberapa orang berbicara ngotot, istilah kekiniannya ngegas terus tanpa memainkan kopling. Terbayang kan apabila kita menyetir mobil dalam posisi ngegas terus. Apa yang terjadi? Nabrak? Panik di tikungan? Dan hal-hal semacam itulah yang akan mereka alami. Padahal kalau mereka agak cooling down, memainkan intonasi dalam penyampaian materi, akan lebih enak didengar. Dampaknya orang akan mengamini pendapat, paling tidak memahami apa yang disampaikan dengan perasaan enak dan tidak berpacu dalam kegugupan karena penyampaian yang ngegas tadi.

2. Lemah artikulasi. Lagi-lagi ini masalah sebagian orang ketika berbicara di depan publik. Pembicara menyampaikan materi dengan artikulasi lemah, membuat pendengar tak hirau dengan apa yang disampaikan. Tak jarang audience bertanya ulang pada teman di sebelahnya,"bilang apa tadi?" Materi bagus yang disampaikan pembicara jadi berkurang nilainya karena penggunaan artikulasi yang tak maksimal.

3. Dominan. Di antara sekian anggota komunitas, hanya beberapa yang dominan berbicara atau menyampaikan pendapat. Layaknya sebuah team, sebaiknya semua harus berbicara. Ini yang sering terjadi di beberapa organisasi mahasiswa. Sebaiknya leader komunitas harus memotivasi anggota yang tak banyak bicara, karena siapa tahu justru ide brilliant datang dari sang pendiam. Sebaliknya, sang pendiam juga harus belajar aktif menyampaikan gagasan, sehingga anggota yang terlalu banyak berbicara tapi kurang memiliki ide cemerlang bisa diminimalisasi.

Itu beberapa catatan saya ketika mendengar obrolan costumer di Repoeblik Nongkrong Coffee Shop. Nanti masih ada catatan saya yang lain. Seperti apa? Tunggu saja :) 

Minggu, 06 November 2016

Workshop Presenter 2016

Akhirnya Workshop Presenter 2016 sudah terlaksana pada Jumat, 28 Oktober 2016 di Up to Cafe, Jl. Sidodadi Timur 24 Semarang. Peserta datang tepat waktu dari pukul 15.00 WIB. Peserta yang datang dengan latar belakang berbeda ini antusias mengikuti acara sepanjang waktu. Ini terlihat dari pertanyaan demi pertanyaan yang terlontar dari tiap peserta. Seperti apa lebih jelasnya? Yuk ikuti postingan saya berikut ini beserta foto-fotonya.

Riri Novita menyampaikan presentasi Mengapa Perlu Workshop Presenter

Acara dibuka oleh Bp. Zaenal yang merupakan dosen Fakultas Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia UPGRIS. Memiliki latar belakang jurnalistik beliau berkenan sharing tentang pengalamannya menjadi wartawan. Apa saja skill yang harus dipunyai seorang jurnalis, langkah-langkah, tips dan lainnya. Kemudian paparan kedua disampaikan oleh Saya, selaku kepala sekolah Broadcast Class. Mengapa perlu workshop presenter? Karena banyak presenter yang belum memiliki skill memadai. Ini penting dilakukan sebab presenter menghadapi public sebagai pendengar. Apalagi kalau kita berbicara pada ranah radio. Radio menggunakan frekuensi public untuk menyiarkan program. Tentunya ini harus diimbangi dengan materi yang bermanfaat, sebagai wujud tanggung jawab penyiar kepada public. Banyak sekali penyiar yang hanya sekedar bisa siaran tanpa memperhatikan content. Nah, dengan adanya workshop, diharapkan penyiar bisa menerapkan pola tersebut. 
Peserta dan instruktur berpose bersama usai acara workshop

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Shanty Rosalia, praktisi penyiaran yang sudah expert di bidangnya. Peserta banyak bertanya mengenai teknik vokal, tips bagaimana bisa lancar siaran, dan banyak lagi. Shanty yang sudah lama sekali menggeluti profesi ini dari menjadi penyiar, marketing, konsultan hingga station manager menjawab pertanyaan audience dengan semangat. Workshop selama sekitar 3 jam menjadi tak terasa karena interaksi peserta dan instruktur terjalin dengan baik. Acara juga diselingi dengan games dan pemberian doorproze kepada peserta.  

Yang pasti seru banget acaranya. Buat kamu yang ketinggalan acara sering-sering saja aktif mention kami di twitter @broadcastclass atau telepon ke 0248441480, email: broadcastclass.info@gmail.com untuk mengetahui agenda acara pelatihan. Kamu juga bisa memberikan usulan atau ide yang relevan dengan penyiaran dan lainnya. Sampai jumpa.