Pameran Tunggal Andon Esty akan dilaksanakan mulai Minggu 9 Desember 2012, Pukul 19.00 WIB di Galeri Lentoer, Roemah Pelantjong, Jl. Magelang km 8 No. 89, Sleman, Yogyakarta. Acara ini dimeriahkan oleh art performance, musikalisasi puisi, musik, dan masih banyak lagi lainnya. Lukisan yang dipamerkan hingga 18 Desember 2012 ini murni karya Andon Esty. Pengunjung bisa datang melihat karyanya langsung ke galeri setiap hari dari Pukul 09.00-21.00 WIB.
Jumat, 07 Desember 2012
Senin, 03 Desember 2012
slow from djogdjakarta
Becak, kebaya, batik, wayang kerajinan handmade, dan berbagai hasil karya dari Yogyakarta ini identik dengan cara pembuatannya yang halus, lama, telaten, dan memakan waktu berhari-hari. Pun biasanya dikerjakan oleh perempuan, yang stereotypenya lebih terkenal dengan sifatnya yang bernuansa kelembutan. Ahaiy! Kerajinan kebaya berpayet misalnya, hasilnya luar biasa. Pengerjaannya? Membutuhkan waktu lama, ketelatenan yang maha dahsyat, super duper njelimet. Mungkin hanya sedikit laki-laki yang mau mengerjakannya bukan? Baiklah.
Sekarang kita bicara tentang becak saja dulu ya? Sudah pernah naik becak di Jogja? Asik kan? Dulu waktu masih mahasiswi saya sering mengatakan bahwa tak afdol rasanya kalau di Jogja tak naik becak. Karena, menurut saya ya, naik becak di Jogja itu so jawa....kalemmmm begitu rasanya. Beda sekali lho dengan naik becak di Semarang, semua serba buru-buru, klakson sana-sini tak mau berhenti, berlomba-lomba mengeraskan bunyinya. Ampun! Di Jogja? Enjoy aja.....jalannya juga lebih enak, tak ada naik turun seperti di Semarang. Kemudian tukang becaknya akan menyapa dengan halus, baik itu berbahasa Indonesia maupun Jawa. Tarifnya? Juga lebih murah.
Di sepanjang malioboro tukang becak sekarang sudah menjadi komersial. Banyak pesanan dari butik, toko oleh-oleh dan lainnya. Memang sih jadi terkesan memaksa pendatang untuk diarahkan ke salah satu tujuan demi tips. Toh kita punya kemampuan untuk menolak dengan halus pula. Apapun itu, anggap saja sebagai pernak-pernik kehidupan slow ala jogja. Naik becak alon-alon di sepanjang malioboro. Padat tapi tetap saja ngangeni. Ah!
Minggu, 02 Desember 2012
Kamis, 29 November 2012
Mangga Mania Memberikan Omzet Penjualan Diatas 400 Milliar Rupiah
Assosiasi Eksportir – Importir Buah dan Sayur
Segar Indonesia, pada tanggal 16 Pebruari 2012 telah membentuk sebuah
konsorsium yang dinamakan NUSA FRESH , yang bertujuan untuk
memberdayakan potensi dan sekaligus mempromosikan buah Nusantara.
“Indonesia memiliki kekaya-an keragaman buah tropis dari berbagai wilayah Indonesia dikenal. Masing-masing daerah memiliki jenis unggulan buah tropis sendiri. Misalnya Duren Medan, Jeruk dari So-e, Nanas Parit Pontianak, Salak Madu Djogdjakarta dan Mangga Harum manis dari Blora. Semuanya sangat eksotik untuk dikembangkan dan dipopulerkan”kata Kafi Kurnia Ketua Pemasaran Nusa Fresh beberapa waktu lalu.
Selama 10 bulan terakhir Nusa Fresh melakukan berbagai inventaris untuk menemukan berbagai buah-buah tropis yang unik dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Kondisi tanah, tinggi lahan, dan berbagai aspek yang unik, menyebabkan berbagai buah-buahan Nusantara memiliki rasa dan kelezatan yang berbeda. Strategi Nusa Fresh dimasa mendatang adalah menciptakan –hub-logistik- untuk mendatangkan buah-buah yang unik ini dari sentra produksinya ke “primary-market” seperti kota besar Jakarta.
Dengan cara ini, konsumen kota besar akan menikmati buah tropis Nusantara yang eksotik, dengan unggulan varitas dan kualitas yang prima. Varitas buah unggulan yang tidak mungkin ditransportasikan, akan dicarikan solusinya untuk diolah dalam berbagai produk olahan dan produk bahan baku industry.
Nusa Fresh memiliki visi untuk meneruskan proses inventaris ini, lalu menyajikan berbagai buah tropis unggulan dan berkualitas ini menjadi The Super Fruit of Indonesia dan mempromosikan-nya setiap bulan sesuai dengan musimnya masing-masing.
Dalam rangka memeriahkan program pemerintah “SEPTEMBER HORTI CERIA 2012”, NUSA FRESH bekerja sama dengan berbagai pasar swalayan dan pengusaha cafĂ© dan restoran di Jakarta – Bandung – Surabaya dan Bali akan menggelar kampanye promosi nasional “Mangga Mania” selama hampir 4 bulan.
KAMPANYE PROMOSI NASIONAL : "MANGGA MANIA" dilakukan lewat sejumlah kegiatan, diantaranya Lomba Reportase Khusus Wartawan - Demo Masak oleh Selebriti Chef - Lomba Memasak - Promosi di berbagai Pasar Swalayan - Program Sampling - dan promosi dengan 30 cafe - restoran di Surabaya dalam rangka memeriahkan Surabaya Food Festival 2012
“Indonesia memiliki kekaya-an keragaman buah tropis dari berbagai wilayah Indonesia dikenal. Masing-masing daerah memiliki jenis unggulan buah tropis sendiri. Misalnya Duren Medan, Jeruk dari So-e, Nanas Parit Pontianak, Salak Madu Djogdjakarta dan Mangga Harum manis dari Blora. Semuanya sangat eksotik untuk dikembangkan dan dipopulerkan”kata Kafi Kurnia Ketua Pemasaran Nusa Fresh beberapa waktu lalu.
Selama 10 bulan terakhir Nusa Fresh melakukan berbagai inventaris untuk menemukan berbagai buah-buah tropis yang unik dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Kondisi tanah, tinggi lahan, dan berbagai aspek yang unik, menyebabkan berbagai buah-buahan Nusantara memiliki rasa dan kelezatan yang berbeda. Strategi Nusa Fresh dimasa mendatang adalah menciptakan –hub-logistik- untuk mendatangkan buah-buah yang unik ini dari sentra produksinya ke “primary-market” seperti kota besar Jakarta.
Dengan cara ini, konsumen kota besar akan menikmati buah tropis Nusantara yang eksotik, dengan unggulan varitas dan kualitas yang prima. Varitas buah unggulan yang tidak mungkin ditransportasikan, akan dicarikan solusinya untuk diolah dalam berbagai produk olahan dan produk bahan baku industry.
Nusa Fresh memiliki visi untuk meneruskan proses inventaris ini, lalu menyajikan berbagai buah tropis unggulan dan berkualitas ini menjadi The Super Fruit of Indonesia dan mempromosikan-nya setiap bulan sesuai dengan musimnya masing-masing.
Dalam rangka memeriahkan program pemerintah “SEPTEMBER HORTI CERIA 2012”, NUSA FRESH bekerja sama dengan berbagai pasar swalayan dan pengusaha cafĂ© dan restoran di Jakarta – Bandung – Surabaya dan Bali akan menggelar kampanye promosi nasional “Mangga Mania” selama hampir 4 bulan.
KAMPANYE PROMOSI NASIONAL : "MANGGA MANIA" dilakukan lewat sejumlah kegiatan, diantaranya Lomba Reportase Khusus Wartawan - Demo Masak oleh Selebriti Chef - Lomba Memasak - Promosi di berbagai Pasar Swalayan - Program Sampling - dan promosi dengan 30 cafe - restoran di Surabaya dalam rangka memeriahkan Surabaya Food Festival 2012
KAMPANYE PROMOSI NASIONAL : "MANGGA MANIA" ini dilakukan di 11 national
chains pasar swalayan di seluruh Indonesia - melibatkan 443 toko dan
diselenggarakan di 159 kota dengan omzet diatas 400 milyar rupiah.
Prestasi ini merupakan kebanggaan dan bukti nyata bahwa buah Nusantara mampu menjadi tuan rumah di negeri kita tercinta, Indonesia. Prestasi ini juga sekaligus menjadi motivasi bagi NUSA FRESH untuk meningkatkan kerja sama dengan para pengecer untuk menyelenggarakan acara serupa dengan berbagai komoditi buah dan sayur - di tahun 2013,ujar Kafi.
NUSA FRESH juga akan menggelar kampanye dengan berbagai institusi, melakukan proses edukasi dan kerja sama kolaborasi untuk mempromosikan buah Nusantara. NUSA FRESH juga mulai memberikan nama-nama asli Indonesia untuk beberapa komoditi buah Nusantara unggulan, sehingga memacu tingkat awareness konsumen terhadap warisan budaya Indonesia.
Prestasi ini merupakan kebanggaan dan bukti nyata bahwa buah Nusantara mampu menjadi tuan rumah di negeri kita tercinta, Indonesia. Prestasi ini juga sekaligus menjadi motivasi bagi NUSA FRESH untuk meningkatkan kerja sama dengan para pengecer untuk menyelenggarakan acara serupa dengan berbagai komoditi buah dan sayur - di tahun 2013,ujar Kafi.
NUSA FRESH juga akan menggelar kampanye dengan berbagai institusi, melakukan proses edukasi dan kerja sama kolaborasi untuk mempromosikan buah Nusantara. NUSA FRESH juga mulai memberikan nama-nama asli Indonesia untuk beberapa komoditi buah Nusantara unggulan, sehingga memacu tingkat awareness konsumen terhadap warisan budaya Indonesia.
Diunduh dari link wartajakarta.com http://www.wartajakarta.com/kategori/berita-2799-mangga-mania-memberikan-omzet-penjualan-diatas-400-milliar-rupiah.html
Rabu, 28 November 2012
ketidaksempurnaan yang sempurna
Banyak yang menuntut kesempurnaan di dunia ini, padahal tak ada. Contoh, pasangan kita membuat kecewa. Muncul keluhan bermacam-macam, bahwa seharusnya ia tak begini, semestinya ia begitu. lalu dalam ranah pekerjaan, ada saja di mata kita kesalahan yang diperbuat oleh karyawan, kemudian ujungnya menyalahkan. Dalam pertemanan, ada saja yang kita tuntut dari teman, ia harus pengertian, ada ketika dibutuhkan, dan banyak lagi contoh lain. Demikian pula dengan barang. Sebagai pembeli kita adalah raja, menawar semau sendiri di bawah harga pasar, mengritik cacatnya produk, dan sebagainya. Semua berlomba menuntut kesempurnaan.
Tahukah anda bahwa ketidaksempurnaan justru adalah nilai sempurna sebuah produk? Ya, saya bicara satu produk, yaitu batik tulis. Di tempat saya bekerja, ada satu tenant bernama Milangkori yang menyediakan aneka batik tulis dan sutera liar asli. Batik tulis adalah wujud ketidaksempurnaan itu. Karena ditulis, maka hasilnya menjadi tidak simetris, ada saja ketebalan yang berbeda di sana-sini. Mentor saya yang juga CEO tempat saya bekerja, Kafi Kurnia mengatakan, justru di sinilah nilai plusnya. Ia selalu mengatakan, untuk membeli batik yang asli, carilah yang tidak sempurna. Karena begitu batik anda sempurna, maka itu palsu, karena dicetak, diprinting. Ketidaksempurnaan dalam batik tulis adalah warisan budaya yang harus kita hargai, selain memang hasilnya luar biasa indah dan...........sempurna.
Betul juga ya? Dari situ pun saya belajar untuk menghargai ketidaksempurnaan. Salah satu penyanyi dan pencipta lagu Melly Guslow pada salah satu tayangan televisi mengatakan, ia selalu menghargai apapun karya handmade, karena dibuat dengan telaten dan penuh karya seni. Termasuk batik. Perlu waktu minimal dua minggu untuk membatik kain minimal ukuran 1 x 1 meter persegi. Terbayang betapa banyak waktu dan ketelatenan dalam membuatnya, dibanding dengan printing, yang dalam hitungan menit atau jam bisa menjadi berpuluh kali lipat produk batik. Teman saya yang konsen mengkampanyekan batik tulis ini mengimbau untuk membeli batik tulis atau minimal cap, sebagai wujud dari penghargaan terhadap karya warisan leluhur ini. Wow!
Senin, 26 November 2012
Only Super Women
Tulisan ini masih terinspirasi dari seminar Women Leadership Network 2012 yang diadakan Femina Grup, Sabtu, 24 Nopember di Hotel Grand Candi Semarang. Menyangkut karir perempuan, tentu banyak sekali kendala, terutama kalau anda sudah berumah tangga. Salah satunya pada pola pengasuhan anak, pembagian waktu, dan seabrek persoalan lain. Pepatah mengatakan, di samping suami yang sukses ada istri yang luar biasa. Pun sebaliknya, di balik istri sukses, tentu ada suami yang dahsyat. Intinya, hanya superwoman yang akan berdampingan dengan superman. Agree?
Apakah anda termasuk orang yang bermasalah dengan pasangan? Terlalu posesif mungkin? Mengekang? Ingin anda menjadi pribadi penurut dalam segala hal? Well, kita tak pernah tahu kehidupan di masa depan bukan? Bisa jadi sekarang ini suami anda sukses, sehingga anda memutuskan berhenti bekerja, mengatur segala keperluan rumah tangga. Tetapi siapa sangka di suatu hari kemudian, suami bangkrut? Atau meminta anda membantu mencukupi nafkah keluarga? Saya tidak memberikan penilaian bahwa profesi ibu rumah tangga adalah buruk. Tetapi kita tak boleh lengah untuk selalu menjaga networking. Pada dasarnya kita dilahirkan sebagai makhluk sosial, yang sebaiknya bersilaturahmi untuk menjaga kelangsungan hidup. Hal ini, dipungkiri atau tidak akan bermanfaat pada saatnya. Termasuk, ketika anda memutuskan untuk di rumah, yang berarti anda tak bisa berhenti bersosialisasi.
Lalu anda memilih berkarir. Wow! Pembagian kerja internal rumah tangga tentu menjadi warna setiap hari, setiap malam. Bagaimana menjaganya? Saya masih berpedoman, memberi ruang gerak kepada suami atau sebaliknya dan komunikasi. Anda terpaksa lembur hingga pukul 11 malam. Tentunya anda akan menelepon suami untuk meminta tenggang rasa, menemani si kecil di rumah. Alhamdulillah anda punya suami super, yang dengan suka hati mengabulkan permintaan. Bagaimana apabila suami pun ternyata lembur? Ahay! Tentulah banyak jalan menuju Roma. Bagaimana dengan upaya melibatkan orang tua? Atau kalau memang tidak mungkin, tentu atasan anda sangat pengertian untuk pengorbanan anda yang luar biasa. So far, dalam lingkungan saya yang dibesarkan oleh keluarga yang suami istri bekerja, selama ini tak pernah ada masalah serius yang mengakibatkan perselisihan lama. Semua bisa diatasi dengan kerjasama kedua belah pihak. Jadi, saya setuju, bahwa seorang superwoman akan mendapat pasangan setimpal, superman.
Women Leadership Network 2012
Saya akan berbagi hasil dari Seminar Women Leadership Network 2012 yang diadakan oleh Femina Grup pada Sabtu, 24 Nopember 2012 di Grand Candi Hotel, Semarang. Ada banyak hal yang disampaikan oleh para pembicara. Tak ketinggalan, sharing pengalaman dari para peserta pada acara tersebut. Saya mengikuti seminar ini karena ingin bertemu dengan teman-teman pelaku bisnis di Semarang. Kebetulan, salah satu pembicara, Roslina Verauli, saya kenal dengan baik, sudah lama saya tak bertemu, jadi ini adalah ajang komplit sebagai temu kangen dan networking.
Pada sesi awal salah satu pembicara mengatakan problematika perempuan bekerja. Satu sisi dituntut sempurna di keluarga, di sisi lain ia harus bersaing dengan sekian banyak pria untuk memperebutkan posisi puncak. Kenyataannya? Tak sedikit para perempuan yang berhasil, dengan segudang cerita di belakangnya. Perempuan sering berkorban perasaan ketika harus berpisah dari anak saat menjalankan tugas ke luar kota. Harus diakui, sedih dan kemauan maju terus menjadi dilema tersendiri. Toh, dengan komunikasi, segalanya bisa dapat diatasi dengan baik. Saya membahas tentang perempuan di lingkungan kerja dulu ya? Anda lebih memilih dipimpin perempuan atau laki-laki dalam satu teamwork?
Salah satu peserta di acara tersebut memilih dipimpin oleh laki-laki, alasannya perempuan terlalu mementingkan perasaan. Benarkah seperti itu? Saya sih tak pernah bermasalah dengan atasan, mau ia perempuan atau laki-laki. Asal ia bagus, adil, dan good leader, no problemo. Saya tak pernah menganggap perempuan lebih mementingkan perasaan, karena apabila ia sudah teruji di bidang karir, artinya ia bisa manangkis stereotype itu. Helooo...ini hanya stereotype ya? Bisa berubah tergantung dari sudut pandang orang yang melihatnya. Lalu, seandainya atasan saya perempuan, kok malah saya lebih enak, karena ia bisa sangat mengerti apa kemauan saya sebagai sesama perempuan. Bahkan kritikan terhadap gaya berbusana dan sebagainya, bukankah malah bisa saling sharing info?
Telah terbukti di dalam lingkungan rumah tangga, perempuan sangat ahli dalam mengatur keuangan. Lihat dong, siapa yang berhasil menawar dengan murah ketika keluarga membutuhkan barang? Belum lagi tetek-bengek urusan anak, sudah pasti, perempuan paling bisa. Hal seperti ini sangat masuk sebagai kriteria penilaian bagaimana seseorang bisa berhasil dalam karir. Perempuan itu multi-tasking bukan? Tentunya ada banyak lagi yang lain. Jadi sih, tetap, tak masalah seorang leader apakah ia perempuan atau laki-laki. Yang penting, kinerjanya bagus. That's it.
Langganan:
Postingan (Atom)




